7 Langkah Taktis Memulai Bisnis Waralaba

Posted On // Leave a Comment
Terbukti, waralaba adalah rute untuk pertumbuhan bisnis yang cepat. Tapi menjadi seorang franchisor bukan lantas menjadi tiket otomatis untuk sukses, terutama dalam tantangan ekonomi  saat ini.

Namun, banyak pemilik usaha bermimpi melihat merek mereka menyebar, dengan jaringan waralaba dari lini ke lini atau sukses menembus pasar di seluruh dunia.

Konsep waralaba yang efektif dapat menjadi strategi ekspansi yang besar serta tidak memerlukan banyak up-front modal untuk tumbuh melalui unit milik perusahaan Anda.

Jika sedang mempertimbangkan bisnis waralaba, Anda perlu tahu bahwa proses menjadi franchisor biasanya cukup panjang dan melibatkan biaya yang cukup besar. Namun, hanya karena Anda memenuhi syarat bukan berarti Anda akan cepat menemukan pembeli.

Data dari Asosiasi Franchise Internasional menunjukkan bahwa dari 105 perusahaan yang mulai merintis waralaba pada tahun 2008, lebih dari 40 perusahaan tidak melaporkan penjualan pada unit pertama mereka pada akhir tahun 2009.

Menjadi franchisor baru yang sukses perlu membuat banyak keputusan awal yang bijaksana yang akan mempengaruhi bisnis Anda untuk tahun-tahun mendatang. Selain itu, perlu adanya kelengkapan dokumen hukum untuk memastikan bisnis Anda sesuai dengan undang-undang federal dan negara yang mengatur industri waralaba.

bisnis waralaba

Langkah-langkah Menjadi Franchisor Pemula

Berikut panduan berisi langkah-langkah penting yang perlu Anda ambil untuk menjadi seorang franchisor.

#1 - Evaluasi Kesiapan Bisnis Anda 


Pertama Anda wajib memastikan apakah bisnis Anda adalah cocok untuk diwaralabakan. Selain memiliki track record penjualan dan profitabilitas pada bisnis yang ada, menurut Mark Siebert (CEO dari iFranchise Group) ada beberapa faktor untuk diperhatikan antara lain :

Pertimbangkan konsep Anda

Menurutnya, konsep waralaba yang baik pada umumnya menawarkan produk yang familiar, tetapi dengan beberapa twist yang unik.

Konsep yang menarik sangat dibutuhkan oleh konsumen dan calon franchisee. Harus ada harapan bahwa lebih banyak unit akan menciptakan skala ekonomi dan meningkatkan keuntungan. Selain itu, untuk menjadi sukses bisnis perlu dirancang secara sistematis dan replicable.

Periksa keuangan Anda

Kebanyakan waralaba sukses mengambil bisnis yang sudah menguntungkan dan mencoba untuk meniru kesuksesan itu di tempat lain. Konsultan waralaba yang berbasis di Cleveland, Joel Libava mengatakan, ia senang melihat perusahaan meraih keuntungan melampaui profit sebelum mereka beroperasi dengan waralaba meski hanya dengan beberapa unit.

Mengumpulkan riset pasar

Jangan hanya modal nekad dan merasa bahwa bisnis Anda akan sukses besar. Lakukan riset pasar untuk mengkonfirmasi permintaan konsumen secara global,  untuk siapa bisnis waralaba Anda, dan ruang pasar untuk pesaing baru.

Persiapkan diri untuk segala perubahan

Sebagai pelaku bisnis, menjadi franchisor berarti Anda akan terlibat dan siap dalam kegiatan yang sama sekali berbeda. Sekarang Anda akan menjual waralaba dan menjadi penyokong franchisee.

Selain itu, bisnis waralaba akan mengharuskan Anda melepas beberapa kontrol dari konsep yang telah Anda jalankan sebelumnya.

"Franchisee tidak akan melakukan persis seperti yang Anda lakukan, meskipun itu usaha terbaik Anda," kata Presiden IFA Matthew Shay. "Jika begitu lekat dengan konsep yang telah Anda jalankan dan tak ingin orang lain ‘menyentuhnya’, maka waralaba mungkin tidak tepat untuk Anda."

Mengevaluasi alternatif lain

Siebert mengatakan, sebelum terjun ke waralaba, pertimbangkan beberapa pilihan lain. Apakah karena situasi pertumbuhan bisnis Anda sedang lesu, telah menemukan mitra debt financing, atau mengambil semua alternatif yang mungkin memberikan cara yang lebih baik untuk bergerak maju.

#2 - Pelajari Persyaratan Hukum


Dalam rangka melegalkan bisnis waralaba,  Anda akan diminta untuk menyediakan berbagai informasi tentang bisnis Anda, termasuk laporan audit keuangan, operasional untuk franchisee, dan deskripsi pengalaman bisnis tim manajemen Anda.

Beberapa negara memiliki aturan sendiri dalam mengatur legalisasi waralaba pada undang-undang niaga mereka.

Untuk membantu dalam proses ini, disarankan menyewa seorang konsultan waralaba atau pengacara waralaba yang berpengalaman. Seringkali, perusahaan baru akan dibentuk untuk bertindak sebagai franchisor. Cari seorang ahli yang dapat memastikan Anda melakukan setiap langkah yang diperlukan dengan benar.

memulai bisnis waralaba

#3 - Membuat keputusan penting tentang model waralaba Anda


Ketika Anda mempersiapkan dokumen hukum Anda, Anda harus membuat beberapa keputusan tentang bagaimana Anda akan beroperasi sebagai franchisor. Poin utamanya meliputi :
  • Biaya waralaba dan persentase royalti
  • Perjanjian waralaba 
  • Ukuran wilayah setiap franchisee  
  • Wilayah geografis untuk pemasaran waralaba Anda
  • Jenis dan lamanya dari program pelatihan yang Anda tawarkan
  • Apakah franchisee harus membeli produk atau peralatan dari perusahaan Anda
  • Pengalaman bisnis dan kekayaan bersih franchisee
  • Bagaimana Anda akan memasarkan waralaba
  • Apakah Anda ingin operator sebagai pemilik untuk setiap unit atau daerah / master franchisee yang akan mengembangkan beberapa unit

Menurut Siebert, franchisor pemula kadang tidak menyadari bagaimana tiap keputusan ini dapat mempengaruhi profitabilitas mereka di masa depan.

Perlu untuk dicatat, apakah variabel geografis seperti hukum local atau cuaca dapat mempengaruhi keberhasilan franchisee '.

Pelatihan yang tidak memadai dapat membuat franchisee Anda tidak siap untuk menerapkan sistem Anda.

#4 - Persiapkan dokumen untuk pendaftaran franchisor


Setelah Anda membuat keputusan penting tentang bagaimana waralaba Anda akan beroperasi, berikutnya Anda harus menyelesaikan dokumen hukum Anda. Saat dokumen Anda kirimkan, sertakan pula lampiran dokumen berisi informasi tambahan yang mungkin bisa berguna agar aplikasi Anda disetujui.

#5 - Membuat Key Hires


Untuk menjadi franchisor, biasanya Anda perlu menambahkan beberapa anggota staf yang akan membantu para franchisee. Tak ada salahnya Anda menyewa trainer dan "franchise advokat" untuk menjawab pertanyaan franchisee dalam menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

Menurut CEO Deuser, untuk staf, gunakan jasa pelatih, creative director, asisten pemasaran dan processing manager untuk membantu mendapatkan franchisee menggunakan system dan software perusahaan.

#6 - Menjual Waralaba


Sekarang Anda sudah berada dalam bisnis sebagai franchisor, salah satu aktivitas yang paling urgent adalah menemukan franchisee dan meyakinkan mereka untuk membeli konsep Anda.

Disini Anda boleh menawarkan waralaba dengan berbagai bentuk promosi termasuk dari mulut ke mulut (jika Anda tak memiliki tenaga salesman).

Untuk membantu merangsang minat, Anda bisa menawarkan kompensasi untuk siapa saja yang berhasil mengirimkan franchisee baru.

Cara lainnya yaitu menghadiri beberapa pameran franchise atau menyewa perusahaan pemasaran waralaba independen untuk membantu menemukan investor.

Siebert menegaskan, menjual waralaba itu sulit karena risiko tinggi yang melibatkan franchisee. Tenaga penjualan Anda harus tahu produk bisnis Anda dengan baik dan mampu meninterpretasikan secara menarik untuk memberi alasan logis hingga seorang sudi menginvestasikan waktu dan uang mereka.

#7 - Dukungan untuk Franchisee 


Sebagai franchisor, Anda telah melalui banyak tahap untuk sampai di titik ini. Tapi di sini - pada titik di mana Anda mulai memberi perhatian berupa dukungan kepada jaringan franchisee Anda – merupakan mata rantai yang akan menentukan sukses tidaknya bisnis waralaba Anda.

Program pelatihan dan upaya pendukung lainnya akan membentuk kualitas control. Memastikan brand Anda memberikan pengalaman yang sama.

Lewat internet, berikan support berupa modul pembelajaran online yang bisa diakses franchisee untuk menunjang operasional bisnis.

Pada saat yang sama, mulailah membangun rantai marketing untuk mendorong pertumbuhan penjualan franchisee Anda.

Rantai marketing meliputi promosi di radio, cetak iklan untuk seragam, logo, brosur, dan logo perusahaan. Banyak franchisor pemula yang gagal karena meremehkan pemasaran dan dukungan usaha ini lantaran faktor biaya.

"Percayalah, bisnis ini akan butuh banyak uang untuk ongkos pemasaran," Anda sudah siap tempur?

[Read more]

7 Rahasia Utama Menarik Investor untuk Bisnis Kecil Anda

Posted On // Leave a Comment
Hadirnya investor dapat memainkan peran besar dalam keberhasilan bisnis kecil Anda, tapi pilihan pada investor yang buruk dikhawatirkan justru akan melenyapkan bahkan mengeksekusi gagasan bisnis Anda.

Percaya atau tidak, investor memberikan lebih banyak kesempatan untuk memutar sebuah roda bisnis. Ini merupakan salah satu sumber daya untuk menciptakan ide-ide pemasaran yang efektif.

Kecermatan dan ketelitian saat memilih investor dan skil dalam menarik berbagai karakteristik investor adalah modal penting yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha.

Jika saat ini Anda adalah pemilik usaha kecil dan sedang kesulitan untuk mendapatkan, menemukan, serta meyakinkan calon investor, maka tak salah jika Anda membaca artikel ini.

7 Rahasia Penting untuk Menarik Calon Investor


Rahasia Menarik Investor untuk Bisnis Kecil Anda

Akan saya beberkan 7 rahasia yang akan membantu Anda menarik mata para investor untuk tambahan modal usaha agar bisnis investasi Anda jadi lebih berg4ir4h.

1. Perluas koneksi dan jaringan secara maksimal


Jaringan adalah cara terbaik bagi pengusaha dalam menemukan celah untuk memulai sebuah bisnis. Meski caranya kurang formal dan umum.

Jika Anda sedang membangun sebuah bisnis yang besar, jaringan dalam startup lokal dan investasi masyarakat adalah cara terbaik untuk menemukan investor yang tepat.

Dalam mencari investor yang tertarik dengan bisnis Anda, lakukan secara natural agar hasilnya optimal. Jangan ada yang ditutup-tutupi apalagi mencoba kamuflase bisnis yang tujuannya hanya untuk menyenangkan pihak investor.

Biarkan mereka yang menilai dan mengambil keputusan. Setelah mereka interest dengan prospek bisnis Anda, saatnya ungkapkan ide Anda untuk lebih meyakinkan mereka.

Berikan deskripsi bahwa Anda benar-benar bergantung pada modal social yang dibangun melalui proses jaringan yang akan berdampak pada keputusan investasi.

2. Sadarlah, konsumen yang membayar Anda


Anda butuh investasi untuk menarik pelanggan, tetapi Anda pun perlu pelanggan untuk memperoleh uang. Upayakan untuk mendapatkan pelanggan terlebih dulu sebelum mendekati seorang investor.

Untuk itu sangat disarankan Anda membuat rencana untuk mengakuisisi pelanggan pertama yang tidak memerlukan investasi yang sangat besar.

Hal ini sangat penting, terutama bagi pengusaha yang baru merintis sebuah bisnis. Hubungan baik dengan komsumen akan memudahkan Anda untuk mendapatkan investor.

Pada dasarnya, investor selalu ingin bukti bahwa ide Anda cukup efektif dan punya orientasi pada laba. Mereka akan cukup puas jika melihat banyak pelanggan setia berjejer di belakang bisnis Anda.

3. Cari Co-Founder yang tepat


Bila Anda telah menemukan investor, artinya Anda tidak hanya menjual bisnis Anda (produk dan jasa) kepada mereka, tetapi juga tim kerja yang Anda rekrut. Memiliki tim leadership yang tepat untuk bisnis kecil Anda adalah bagian yang terpenting. Tapi ingat, salah memilih co-founder bisa membahayakan bisnis Anda dibandingkan tanpa co-founder sama sekali.

Namun, menemukan co-founder yang tepat akan mempermudah Anda untuk menarik investor pada bisnis Anda. Memiliki mitra kerja memungkinkan Anda untuk bergantung pada mereka, yang bisa menjadi dorongan besar bagi startup Anda.

4. Berikan ROI dengan jelas


Mungkin saja investor mulai melirik bisnis Anda, meski begitu, tujuan investasi mereka semata-mata adalah untuk ‘mencetak’ uang. Oleh karena itu, soroti apa yang benar-benar akan mereka dapatkan saat berinvestasi di startup Anda.

Tidak masalah jika yang Anda lobby tersebut adalah orang kaya, VC, atau bahkan malaikat sekalipun, yang penting Anda bisa memberi bukti hasil investasi mereka.

Para pengusaha cenderung focus pada visi bisnis mereka, tapi pada akhirnya, tetap saja investor ingin tahu berapa besar keuntungan yang bakal mereka terima.

Oleh karena itu, cara terbaik agar terlihat ‘menonjol’ di mata investor adalah memberi ROI yang lebih menjanjikan serta jelas kapan dan bagaimana system pembagian labanya.

5. Manfaatkan pasar Penggalangan Dana Online


Jaringan adalah penting. Tapi saat mencari investor jangan membatasi hanya pada satu platform lokasi. Ada platform penggalangan dana yang tersedia tidak hanya terbatas masalah pengumpulan uang.

Jika perusahaan industry Anda memiliki metrik terbaik di kelasnya, itu adalah peluang emas untuk melipatgandakan uang Anda.

Posting metrik terbaik tentang bisnis Anda dan temukan investor melalui platform yang berhubungan dengan industri Anda.

6. Pilih Investor dengan tepat


Dalam rangka menarik perhatian investor yang tepat, pastikan produk Anda adalah pemecah masalah yang nyata.

Banyak pengusaha yang hanya mencoba meniru atau mengikuti trend bisnis yang sedang marak di masyarakat. Oleh karena itu, untuk menarik investor sejati, disarankan untuk selalu memperhatikan kualitas produk yang Anda ciptakan.

Kembangkan ide Anda untuk meraih konsumen baru. Berpikirlah anti mainstream untuk menciptakan sesuatu yang berbeda.

7. Lulus uji badan akselerator


Bagi pengusaha muda alias pemula disarankan untuk mendaftarkan produk Anda pada akselerator startup terkemuka untuk menambah kredibilitas dan nilai jual perusahaan Anda.

Bergabung dengan akselerator dapat membantu mempercepat kemajuan startups bisnis Anda. Meskipun hal ini tidak menjamin bahwa Anda akan mendapatkan investasi, namun paling tidak bisa memoles performa startup Anda agar lebih menarik calon investor.

Lulus pengujian akselerator terkemuka bisa jadi jaminan serta menaikkan valuasi yang menguntungkan.

Penutup


Maju tidaknya sebuah usaha tergantung strategi Anda dalam menjaring investor yang tepat dan cocok untuk produk Anda.

Kepercayan, kualitas produk dan rate yang Anda tawarkan, menjadi pertimbangan utama bagi pemilik modal untuk mempercayakan uang mereka pada stratup yang sedang Anda kembangkan.

Paling tidak tujuh tips di atas bisa Anda terapkan untuk menggaet calon investor yang loyal guna menyokong nafas usaha Anda.

Sampai jumpa. Salam sukses untuk Anda.

[Read more]

Cara Menjadi Retailer Cerdas

Posted On // Leave a Comment
Cara menjadi retailer yang cerdas. Di zaman sekarang ini, menjadi pengecer atau retailer adalah profesi yang paling menantang. Alasannya karena makin banyak pesaing lokal atau mal-mal besar di sekitar kita, yang menjual persis seperti barang yang Anda jual.

Dengan meningkatnya persaingan, Anda harus sangat berhati-hati. Ini bisa menjadi sebuah dilema bisnis. Harga terlalu mahal kuatir pelanggan kabur, di sisi lain jika terlalu murah, estimasi laba bisa makin menyusut.

Inilah alasan utama, mengapa sulit menemukan pengecer kecil yang mampu tumbuh atau mempertahankan bisnis mereka. Namun, jika Anda mengikuti tips sederhana dan efektif di bawah ini, maka Anda akan menjadi pengecer cerdas di wilayah atau kota Anda, dan bisnis Anda akan tumbuh dengan pesat.

tips menjadi smart retailer

Menjadi Retailer yang Cerdas


Menjadi seorang pengusaha, modal utamanya adalah kecerdasan. Smart dalam membaca pasar, memberi pelayanan, bermain harga, dan beberapa skill usaha yang tentunya butuh pemahaman yang logis.

Untuk Anda para retailer, berikut ini sedikit tips ringan yang bisa membantu Anda untuk bersaing dalam dunia retail agar selalu bisa bertahan dalam mengikuti perilaku konsumen.

Membeli barang dalam jumlah besar


Sangat dianjurkan bagi pengecer kecil untuk membeli dan menjual barang dalam jumlah besar, karena jika Anda membeli barang dalam jumlah besar, maka ada kemungkinan bahwa seluruh penjual akan menawarkan marjin tambahan kepada pengecer yang akan sangat membantu menutup laba bisnis Anda yang ‘hilang’.

Dan, Anda juga dapat membeli barang langsung dari produsen. Selain itu, ada banyak penjual online yang menawarkan barang-barang secara massal dengan harga yang super kompetitif. Oleh karena itu, inilah metode atau tips terbaik untuk menghemat banyak biaya.

Memberikan diskon pada item ‘overstocked


Setiap calon pembeli terutama pelanggan, pastinya mengharapkan potongan harga dari toko langganan mereka. Agar tidak rugi, untuk menarik pelanggan lama atau yang baru, berikan diskon dan penawaran atas barang yang overstocked di toko Anda.

Cara ini juga sangat berguna untuk mengurangi backlog produk pada persediaan barang komoditi Anda agar tidak terbuang percuma.

Terus lakukan riset pelanggan dan pesaing


Sebagai pengecer kecil, Anda harus selalu ikuti trend persaingan di dunia retail. Langkah termudah yang bisa dilakukan yaitu riset terhadap pelanggan dan pesaing Anda. Jika punya dana lebih, Anda bisa mempekerjakan seorang staf riset yang kompeten dalam hal analisis data.

Riset pelanggan bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh mereka menilai performa toko retail kita. Bisa dalam hal harga, pelayanan, display barang, dan sebagainya.

Meneliti perkembangan para kompetitor adalah langkah vital agar toko retail Anda bisa berinovasi satu langkah lebih depan.

Lebih bersosialisasi


“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”, peribahasa ini perlu Anda cermati.

Sebagai pe-ritel lokal apalagi non domestik, Anda harus akrab dengan masyarakat di mana Anda menjalankan bisnis Anda. Kenali budaya mereka.

Di tiap daerah, pelanggan punya karakter berbeda. Sebagai retailer yang cerdas Anda harus bisa menempatkan diri dan membaca perilaku konsumtif mereka. Ada yang loyal, ada juga yang selektif.

Inovasi Online


Saat ini, pembeli lebih melek teknologi dibandingkan kurun waktu sebelumnya. Kebanyakan mereka senang berbelanja lewat ujung jari mereka. Ya…belanja via online melalui  media gadget.

Jadi, cobalah untuk memiliki sebuah platform online untuk toko Anda dengan menyewa tim IT yang profesional, untuk membangun merek dagang yang kuat dari bisnis Anda.

Sesuaikan Performa diri Anda


Anda harus berhati-hati dengan apa yang Anda kenakan.

Misalnya, sebagai pengecer kecil boleh saja Anda memakai sepatu. Tapi ini akan terlihat kurang enak dipandang dan justru meninggalkan kesan negatif pada pelanggan Anda yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga.

Lain halnya jika Anda seorang pengecer besar yang punya beberapa karyawan. Sebagai bos, Anda punya kewajiban untuk memperhatikan pakaian dari staf Anda. Karena penilaian negatif dari konsumen, Anda pun akan kecipratan imbas nya.

Hati-hati berbicara


Anda harus sangat sopan dengan pelanggan Anda. Jaga setiap ucapan saat bercakap dengan pelanggan. Bersikaplah ramah lewat tutur kata.

Keramahan bisa meningkatkan citra positif toko retail Anda di mata pelanggan. Saat pelanggan senang dan puas, tidak menutup kemungkinan mereka akan selalu kembali, dan kembali lagi.

Itulah secuil tips dalam dunia retail. Semoga sukses selalu menyertai Anda. Sampai jumpa.

[Read more]

4 Kesalahan Sourcing pada Perusahaan Retail

Posted On // Leave a Comment
Dalam setiap bisnis retail, keberhasilan di tentukan oleh kepuasan pelanggan.Jika Anda adalah bagian dari sebuah perusahaan tersebut, Anda harus tahu betapa pentingnya memilih bahan berkualitas sebuah produk.

Tidak masalah jika Anda memproduksi produk Anda sendiri atau membelinya dari grosir untuk dijual kembali pada konsumen Anda.

Sourcing adalah proses yang agak rumit, yang berarti Anda dapat membuat kesalahan tanpa menyadarinya.
Melalui artikel ini, saya akan membantu Anda mencari tahu kesalahan yang paling umum dan bagaimana mengantisipasi efek sourcing. Berikut ulasan nya.

Kesalahan Sourcing pada Perusahaan Retail

Mengabaikan klarifikasi kontrak dengan pemasok


Kesalahan paling umum yang sering terjadi pada perusahaan ritel baru adalah tidak mengklarifikasi kontrak dengan pemasok sebelum menandatangani klausul.

Anda harus berhati-hati. Ini mencakup semua rincian, seperti jadwal pembayaran dan kebijakan return dari pemasok.

Mengapa rincian ini begitu penting?

Karena pemasok yang bersedia untuk menyetujui pengembalian dana langsung tidak hanya menawarkan Anda kesempatan untuk memberikan jaminan yang sama untuk pelanggan Anda, tetapi juga memberikan Anda petunjuk tentang bagaimana mereka dapat di percaya.


Melewatkan kontrol kualitas produk


Sebuah kesalahan kedua adalah tidak melakukan kontrol kualitas yang cukup sebelum menempatkan pesanan untuk pemasok tertentu.

Seperti yang kami katakan di awal artikel, sangat penting untuk memenuhi tuntutan pelanggan Anda dan dari sudut pandang ini, kualitas produk sangat penting.

Dengan selalu menawarkan produk-produk berkualitas kepada klien Anda, Anda akan dapat membangun reputasi dan mempertahankan kepuasan pelanggan untuk jangka panjang.

Itulah penting nya kontrol kualitas yang tepat, dengan meminta sampel produk sebelum melakukan pemesan dalam partai besar.  Melakukan banyak riset online untuk mengetahui apakah pemasok memberikan barang-barang berkualitas tinggi. Perhatikan setiap pengiriman dengan memeriksa secara menyeluruh.


Kurang konfirmasi tentang stok barang dengan supplier


Kesalahan umum lainnya adalah membahas masalah ketersediaan dengan pemasok Anda.

Klien tidak hanya perlu bahan berkualitas, tetapi juga pengiriman yang tepat waktu. Anda harus dapat menawarkan produk yang mereka butuhkan saat mereka membutuhkannya. Ini bertujuan untuk mendapatkan loyalitas pelanggan dan memastikan mereka akan membeli dari Anda di masa depan.

Itulah mengapa sangat penting untuk selalu memiliki komunikasi yang baik dengan supplier Anda dan mendiskusikan isu-isu seperti ketersediaan musiman atau periode waktu ketika mereka tidak memiliki kemampuan untuk memberikan produk.


Menekan biaya sekecil mungkin


Ini adalah kesalahan perusahaan retail menyangkut sumber barang dan produk, yaitu menekan biaya sekecil mungkin. Kesalahan ini bisa merusak reputasi dan kredibilitas perusahaan Anda.

Jika beberapa kesalahan di atas Anda rasakan  terlalu sulit untuk mengelola proses sourcing secara efisien, Anda dapat selalu menyewa sebuah perusahaan jasa sourcing. Untuk menemukan sebuah perusahaan sourcing cukuplah mudah.

Anda dapat meminta arahan dari orang-orang yang sudah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

Melalui pencarian di internet juga bisa Anda tempuh untuk menemukan perusahaan jasa sourcing di daerah Anda. Untuk perusahaan sourcing level internasional, Anda dapat mencarinya di kota sekitar Anda.

Semoga bermanfaat. Salam sukses.

[Read more]